Tragedi situ Gintung
Sepertinya berbagai bencana tak pernah berhenti menghampiri negeri tercinta ini, ini mungkin teguran Allah supaya kita lebih arif lagi berdekatan dengan alam..selama ini kta hanya mengeksplorasi alam membabi buta tanpa kompromi seolah manusia adalah makhluk yang paling berkuasa di muka bumi, kita begitu semena-mena memperlakukan alam, situ Gintung membukaa mata kita betapa alam bisa berbuat juga seperi halnya manusia, kita harusnya lebih kompromi dengan alam, Tragedi ini harusnya menjadi cermin atau menjadi acuan untuk mengelola standar keamanan mengenai bendungan, sebab di negeri ini begitu banyak bendungan-bendungan buatan yang berpotensi sama seperti situ Gintung, contohnya adalah bendungan raksasa jatiluhur yang luasnya beribu kali lebih besar di banding situ Gintung, ada kota di hilir waduk ini....Karawang, mulai detik ini seharusnya menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pusat dan daerah betapa Jatiluhur mempunyai potensi sama okelah secara perhitungan teknis Bendunga ini relative aman tapi sekali lagi kita tak pernah tahu dengankelakuan alam yang telah kita perlakukan semena-mena, seharusnya pemerintah membuat Alarm/sirine tanda bahaya sepanjang jalur buangan waduk jatiluhur mulai DAM hingga muara di daerah Sedari Karawang utara, karena sepanjang DAS ini beribu perumahan berdiri tanpa menyadari potensi bencana yang mengintai,kumaha kang Dedy (bupati Purwakarta),Dadang Muchtar (bupati Karawang), PT Indonesia Power (PLN). Read more...





